Puspresnas Resmi Buka Pendaftaran OSN 2026 Jenjang SD SMP SMA Mulai 1 Februari
Portal pendaftaran daring dapat diakses mulai tanggal 1 hingga 28 Februari 2026. Ajang ini bertujuan membangun cadangan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di kancah global melalui bidang sains.
Cabang Lomba Setiap Jenjang Pendidikan
Puspresnas menetapkan sembilan mata pelajaran yang dilombakan tahun ini. Untuk jenjang SD, kompetisi difokuskan pada dua bidang utama, yaitu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Pada jenjang SMP, terdapat lima mata pelajaran mencakup Matematika, IPA Terpadu, IPS Terpadu, Biologi, dan Informatika/Komputer. Bidang Informatika kini semakin populer seiring dengan perkembangan era digital di kalangan generasi muda.
Sementara untuk jenjang SMA/SMK, kompetisi mencakup tujuh mata pelajaran teknis: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, dan Kebumian. Cabang ini disiapkan untuk menjaga kedaulatan bangsa di bidang kelautan serta kedirgantaraan.
Mekanisme Seleksi Berjenjang OSN 2026
Proses seleksi OSN 2026 dilakukan secara ketat dan bertahap. Seleksi dimulai dari tingkat sekolah (OSN-S) pada bulan Maret untuk menyaring perwakilan terbaik yang akan dikirim ke tingkat kabupaten/kota.
Setelah lolos tingkat kabupaten (OSN-K), siswa akan bertanding di tingkat provinsi (OSN-P). Puncaknya adalah Seleksi Tingkat Nasional yang mempertemukan talenta muda terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.
Para pemenang di tingkat nasional nantinya akan mendapatkan undangan khusus untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (National Training Camp) guna persiapan menghadapi olimpiade sains internasional.
Digitalisasi dan Ketelitian Data
Puspresnas mewajibkan seluruh sekolah menggunakan sistem pendaftaran terintegrasi. Ketelitian administratif sangat diperlukan dalam menginput Nama, NISN, serta mata pelajaran agar tidak terjadi kesalahan pada sertifikat maupun proses ujian.
"Jangan menunggu menit-menit terakhir. Gangguan server karena traffic tinggi di detik-detik penutupan sering terjadi. Jadi kami himbau agar sekolah mendaftarkan siswanya sedini mungkin," kata Kepala Puspresnas, Kamis (05/02/2026).
Program ini diharapkan dapat mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan antara kota besar dengan daerah terpencil (3T). Pemerintah berharap sistem berjenjang ini mampu memberikan ruang bagi bibit unggul dari pelosok untuk tampil di pentas dunia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow